Ini Bocoran Spesifikasi Kamera iPhone 6

Ini Bocoran Spesifikasi Kamera iPhone 6- Apple diketahui akan merilis ponsel pintar suksesor iPhone 5S tahun ini, yakni iPhone 6. Bocoran terbaru dari pekerja produksi iPhone di China, mengungkap spesifikasi kamera yang dimiliki iPhone 6.
Ini Bocoran Spesifikasi Kamera iPhone 6
Laporan tersebut bersumber dari salah satu akun jejaring sosial Weibo yang mengatakan iPhone 6 akan memiliki peningkatan pada sensor dan aperture. Namun tidak untuk kekuatarn resolusi kamera.

Seperti dilansir dari PhoneArena, Senin (3/3/2014), kamera belakang iPhone 6 memiliki sensor 1/2,6”. Lebih tinggi dari yang dimiliki oleh iPhone 5S dengan sensor 1/3”. 

Sedangkan untuk diafragma, iPhone 6 akan memiliki bukaan f/2.0. Lebih lebar dari miliki iPhone 5S dan iPhone 5 yang masing-masing diafragmanya f/2.2 dan f/2.4. Dengan bukaan selebar f/2.0 ini, tentunya iPhone 6 akan mampu menangkap gambar lebih tajam dan menghasilkan blur yang lebih memukau.

Tak hanya itu, iPhone 6 juga dilengkapi dengan fitur Optical Image Stabilizer (OIS) dan lensa 6p yang terbuat dari material batu safir. Sumber mengungkapkan bahwa sensor CMOS iPhone 6 menggunakan produksi dari Sony, dan komponen lainnya dari LG dan Sharp. Namun demikian, satu hal yang disayangkan apabila kabar ini benar, adalah resolusi kamera yang tetap pada 8MP.

Pertumbuhan Pengapalan Smartphone Mulai Melambat

Pertumbuhan pengapalan smartphone dunia diprediksi melambat secara signifikan pada tahun ini. Menurut perusahaan riset Internatoinal Data Corporation (IDC), hal ini disebabkan pasar perangkatmobile tersebut mulai jenuh di sejumlah pasar mature (matang).
Pertumbuhan Pengapalan Smartphone Mulai Melambat
Ryan Reith dari IDC mengatakan bahwa 2014 akan menjadi tahun transisi yang sangat besar bagi pasar smartphone. Pertumbuhan pengapalan smartphone pada tahun ini diperkirakan mencapai 19,3 persen dengan total 1,2 miliar unit, turun dari 39,2 persen pada tahun lalu. Menurut IDC, jumlah smartphone pada tahun lalu tembus 1 miliar unit untuk pertama kalinya.

IDC memprediksi pada 2017, pertumbuhan pengapalan smartphone akan melambat ke arah satu digit, dengan 8,3 persen. Sedangkan pada 2018 hanya akan tumbuh 6,2 persen. Demikian seperti dilansir Wall Street Journal, Jumat (28/2/2014).

Pasar smartphone di Amerika Utara dan Eropa dinilai telah mulai jenuh dan pertumbuhan global melambat. Operator ponsel dan vendor pun sudah mencari cara untuk menjual hardware ke berbagai pasar, termasuk pasar berkembang.

Hasilnya, IDC menilai akan terjadi penurunan harga yang cepat dengan rata-rata harga jual smartphone di seluruh dunia diprediksi turun menjadi USD260 pada 2018 dari USD335 pada 2013.

Selain itu, urutan dominasi sistem operasi (OS) diprediksi tidak akan berubah dalam beberapa tahun ke depan. Android diprediksi tetap memimpin dengan 76 persen pangsa pasar pada 2018, turun dari 78,9 persen yang diprediksi akan tercapai tahun ini.

iOS Apple berada di posisi kedua dengan mempertahankan 14,4 persen pangsa pasar pada 2018, tak banyak berubah dari tahun ini. Pangsa pasar Windows Pone diprediksi naik menjadi 7 persen dari 3,9 persen, sedangkan BlackBerry turun menjadi 0,3 persen dari 1 persen.

Google Glass Juga Dapat Update Android KitKat

Android KitKat memang banyak dinanti oleh berbagai pengguna ponsel pintar berbasis Android. Tak hanya hadir untuk smarphone, Android 4.4 KitKat juga akan menjadi sistem operasi di perangkat wearable Google Glass. Teknologi Terbaru
Google Glass Juga Dapat Update Android KitKat
Selama ini Google Glass dijalankan dengan sistem operasi Android 4.0.3 Ice Cream Sandwich. Namun kini Google mengonfirmasi akan melakukan migrasi sistem operasi dari Android ICS ke Android KitKat.

Berdasar laporan PhoneArena, Senin (3/3/2014), dengan dukungan Android KitKat ini Google Glass akan berjalan lebih mulus dan performanya lebih cepat. Lebih dari itu, Android KitKat juga memungkinkan para developer untuk membuat berbagai aplikasi untuk Google Glass.

Hingga saat ini, Google Glass tak hanya digunakan untuk pribadi tapi juga sudah banyak untuk kepentingan publik. Seperti diwartakan beberapa waktu sebelumnya Google Glass pernah dipakai untuk operasi kedokteran, pembelajaran di perguruan tinggi, dan yang terakhir dimanfaatkan oleh maskapai penerbangan.

Cuci Gudang, BlackBerry Jual PlayBook Rp1,4 Juta

BlackBerry memang dikabarkan akan memproduksi komputer tablet terbaru dan kembali memasuki persaingan pasar tablet.Itu akan dilakukannya dalam masa yang masih lama, namun sebagai permulaan BlackBerry menjual kembali tabletnya yang tidak laku. Teknologi Indonesia
Cuci Gudang, BlackBerry Jual PlayBook Rp1,4 Juta
BlackBerry PlayBook, diluncurkan oleh perusahaan asal Kanada yang masih memiliki nama Research In Motion (RIM) pada 2011 lalu. Tapi sayangnya komputer tablet yang ingin menyaingi iPad dari Apple itu jadi produk gagal total.

Tapi kini, di masa kepemimpinan John Chen, BlackBerry kembali menjual tabletnya yang menjadi produk gagal dengan harga yang sangat miring. Satu unit BlackBerry PlayBook dengan kapasitas penyimpanan 16GB dibanderol USD120 atau sekira Rp1,4 juta (kurs Rp11.609 per USD).

Perangkat tablet BlackBerry ini masih baru dan tersegel langsung dari pabrik, produksi 2011 lalu. BlackBerry banting harga PlayBook-nya yang pada 2011 lalu versi 16GB dihargai USD500 atau sekira Rp5,8 juta. Sedangkan untuk versi 32GB kini dibanderol USD156 atau sekira Rp1,8 juta.

BlackBerry PlayBook ini jadi produk yang gagal total karena minimnya fitur dan aplikasi, bahkan fitur dasar seperti akun email dan kalender. Dengan minimnya fitur, BlackBerry PlayBook saat itu dibanderol sangat tinggi.